JALAN TOL MAKASSAR SEKSI IV (JTSE) MEMBERLAKUKAN TARIF BARU MULAI 6 OKTOBER 2017

JALAN TOL MAKASSAR SEKSI IV (JTSE) MEMBERLAKUKAN TARIF BARU MULAI 6 OKTOBER 2017

02 Oct 2017
Author: Administrator

Makassar (02/10) – Jalan Tol Makassar Seksi IV (JTSE) anak usaha dari PT Margautama Nusantara (MUN) akan memberlakukan tarif baru jalan tol mulai tanggal 6 Oktober 2017 mendatang. Ketentuan ini sesuai dengan keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) nomor 741/KPTS/M/2017 tentang “Penyesuaian Tarif Pada Jalan Tol Makassar Seksi IV”. Penyesuaian tarif dilakukan setelah adanya penilaian atas pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan. Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa mulai tanggal 6 Oktober 2017 Pukul 00.00 WITA, akan dilakukan penyesuaian tarif untuk ruas Jalan Tol Seksi IV Makassar di kelima ruasnya. Besaran kenaikan tarif yang diberlakukan rata – rata sebesar 9% (sembilan persen) yang disesuaikan dengan masing-masing golongan kendaraan. Perhitungan kenaikan ini sesuai dengan inflasi yang terjadi di Kota Makassar selama 2 tahun terakhir yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu sebesar 10 % (sepuluh persen). Penyesuaian tarif saat ini merupakan yang ke 4 (empat) kalinya sejak Jalan Tol Seksi IV diresmikan pada tanggal 26 September 2008. Dimana peyesuaian tarif sebelumnya dilakukan pada tanggal 11 Juni 2015. Hingga September 2017, tercatat jumlah volume kendaraan Jalan Tol Seksi IV sebesar 38.000 unit/hari. Ruas Jalan Tol Seksi IV dengan panjang 11,57 Km yang dikelola oleh PT Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) ini mempunyai 5 gerbang tol, dengan 2 jenis tarif tol, yaitu tarif untuk gerbang tol utama dan tarif untuk gerbang tol Ramp. Tarif tol dibagi menjadi 5 Golongan kendaraan sesuai dengan penggolongan kendaraan di jalan tol yang ditetapkan Pemerintah yang berlaku di Indonesia. Anwar Toha selaku Direktur Utama JTSE mengatakan, “PT Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol. Untuk itu, pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dilakukan secara berkala, guna meningkatkan kualitas, fasilitas, dan layanan di tiap ruas tol”. Anwar Toha menambahkan, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi secara bertahap sebelum penerapan tarif baru agar masyarakat dapat mengetahui adanya perubahan tarif tersebut. Sosiasilasi dan edukasi untuk menginformasikan pemberlakukan tarif baru di Jalan Tol Seksi IV Makassar dilakukan melalui pemasangan spanduk & poster, pendistribusian flyer, voice over di masing-masing gerbang, serta sosialisasi melalui media sosial, dan release media. Sebagai informasi, penyesuaian tarif tol juga dilakukan berdasarkan amanat UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2013 mengenai evaluasi dan penyesuaian tarif tol yang dilakukan setiap 2 (dua) tahun sekali berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi, dengan formula : Tarif Baru = Tarif lama x (1 + Inflasi). Menteri Pekerjaan Umum menetapkan penyesuaian tarif tol, berdasarkan rekomendasi BPJT. Penyesuaian tarif tol secara berkala dimaksudkan untuk Pengembalian investasi dan biaya operasional/pemeliharaan jalan tol serta mempertahankan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hal ini telah diatur dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) antara Pemerintah dengan Investor. Diharapkan dengan adanya kepastian dalam investasi seperti ini, investasi di bidang jalan tol tetap menarik bagi investor baik dalam negeri maupun investor asing. Berikut merupakan tarif tol untuk masing-masing golongan kendaraan di tiap gerbang tol JTSE: